All-Out, Kaji-Karsa Siapkan Saksi Berlapis di Setiap TPS
SAMPANG - Coblosan ulang pilgub Jatim di Bangkalan dan Sampang digelar hari ini. KPU kedua kabupaten tersebut telah maksimal mempersiapan ronde ekstra itu.
Kemarin, hampir seluruh kebutuhan logistik telah terdistribusi hingga ke KPPS (kelompok panitia pemungutan suara). Bagaimana halnya dengan para calon? Pasangan Khofifah Indar Parawansa-Mudjiono (Kaji) maupun Soekarwo-Saifullah Yusuf (Karsa) sama-sama menyatakan kesiapannya. Mereka tampak all-out menyambut partai hidup mati itu.
Tim Kaji menyatakan telah menyiapkan saksi di semua TPS. Selain saksi resmi, juga ada saksi bayangan. Khofifah mengaku tidak ingin kecolongan. Karena itu, Kaji menyiapkan saksi berlapis di setiap TPS.
“Kami sudah menyiapkan saksi berlapis. Jumlah saksi Kaji di Bangkalan maupun Sampang minimal tiga kali lipat dari jumlah TPS yang ada,” katanya.
Di Sampang terdapat 1.325 TPS. Karena itu, saksi yang disiapkan Kaji mencapai lebih dari 3.500 orang. Untuk Kabupaten Bangkalan, Kaji menyiapkan 3.800 saksi inti. “Di putaran kedua lalu, kami kan kecolongan di TPS. Sekarang kami sudah siapkan pengamanan secara berlapis. Bahkan, berlapis lima,” ujar KH Imam Buchori, ketua tim pemenangan Kaji Kabupaten Bangkalan.
Menurut dia, semua saksi telah dibekali pengetahuan tentang berbagai aturan yang ada. Selain buku panduan, mereka mengikuti pelatihan saksi secara matang. “Bahkan, kami juga memberitahukan kepada mereka beberapa kemungkinan persoalan yang terjadi di lapangan. Seperti adanya pemilih yang tidak membawa formulir C-6. Kalau mereka ada dalam DPT dan tunjukkan KTP, mereka tetap berhak mencoblos,” jelasnya.
Para saksi juga sudah mengetahui nomor pusat posko pemenangan Kaji. Dengan demikian, mereka bisa langsung mengetahui hasil akhir coblosan ulang hari ini.
Hal yang sama dilakukan tim Karsa. Menurut cawagub Saifullah Yusuf, untuk mengamankan hasil perolehan suara, pihaknya juga menyiapkan saksi di luar saksi resmi. Jumlahnya menyesuaikan TPS yang ada. “Bahkan, di TPS masih kita siapkan saksi lain. Mereka semua terkoordinasi dengan resmi,” katanya.
Tim Karsa telah menerbitkan SK saksi sebanyak 1.445 orang untuk Bangkalan dan 1.325 untuk Sampang. Chusnun Adi, anggota tim pemenangan Karsa yang ditemui di Pondok Karsa kemarin, mengatakan bahwa mereka adalah saksi resmi yang akan berada di dalam TPS.
Saksi resmi itu akan didukung dua saksi cadangan yang berada di luar TPS. Mereka berasal dari unsur tokoh masyarakat setempat dan pendukung Karsa dari unsur lainnya. “Jadi, kami telah menyiapkan total saksi untuk Bangkalan sejumlah 4.335 orang,” ungkap Chusnun.
Sama dengan Kaji, semua saksi Karsa juga telah menjalani pelatihan. Bahkan, mereka juga dibekali cara menangani kemungkinan terjadinya penyimpangan di TPS. “Mereka akan memelototi semua tahapan sejak pukul 07.00 sampai 14.00. Cara menulis keberatan di form C-1 pun mereka sudah paham,” aku Chusnun.
Dia menambahkan, para saksi di TPS akan dipantau seorang Kordes (koordinator desa). “Mekanisme kerjanya, saksi segera melaporkan pada Kordes. Kordes ke Korcam (koordinator kecamatan) dan Korcam ke Korkab (koordinator kabupaten). Itu termasuk hasil perolehan suara. Jadi, pukul 15.00 atau 16.00, kami sudah tahu hasil perolehan suara Karsa,” terangnya.
Sementara itu, Ketua KPU Sampang Abu A. Dhovier Syah menegaskan, tim kampanye kedua pasangan harus menyerahkan surat mandat saksi. Tanpa surat mandat, KPPS tidak akan mengizinkan saksi berada di lokasi.
Sebagaimana diketahui, babak ekstra itu akan menentukan kedua pasangan untuk memenangkan perebutan kursi gubernur dan wakil gubernur. Hingga coblosan tahap kedua lalu (minus Bangkalan dan Sampang), pasangan Kaji memperoleh 7.336.159 suara, sedangkan Karsa 7.196.800 suara. Untuk sementara, Kaji unggul 139.359 suara. Hari ini, mereka akan memperebutkan 667.719 suara di Bangkalan dan 591.316 suara di Sampang.
Pada coblosan putaran kedua lalu, Karsa berhasil unggul di dua kabupaten tersebut. Di Bangkalan, Kaji memperoleh 151.666 suara, sedangkan Karsa 291.781 suara, atau selisih 140.115 suara untuk keunggulan Karsa. Di Sampang, Kaji meraih 181.698 suara, sementara Karsa meraih 240.552 suara. Di sini, Karsa unggul 58.854 suara. Tapi, hasil tersebut tidak berarti karena Mahkamah Konstitusi memutuskan coblosan ulang di Bangkalan dan Sampang. (yan/ri/ale/zid/mat/jpnn/nw) sumber: Japwapos.