Di Kediri, ‘Tank’ Israel Dibakar; PKS Galang ‘One Man One Dollar’
KEDIRI - Gelombang demonstrasi yang menentang kekejaman Israel di Palestina terus berlanjut. Setelah massa dari Hisbut Tahir Indonesia (HTI) dan mahasiswa Institut Agama Islam Tibhakti (IAIT) turun ke jalan, kemarin giliran warga Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang melakukan aksi serupa.
Massa yang berjumlah ratusan tersebut merupakan gabungan anggota PKS dari Kota dan Kabupaten Kediri. Mereka menggelar aksi di Alun-Alun Kota Kediri selama satu jam. Sejak pukul 13.00 WIB. Dalam aksinya, ratusan orang itu membawa bendera Indonesia, Palestina, dan bendera PKS. Juga ratusan poster yang isinya mengecam kebiadaban tentara Zionist Israel. Ada pula spanduk yang ditujukan untuk menggalang dana bantuan. Spanduk tersebut bertuliskan ‘One Man One dollar’, dan dibentangkan di depan alun-alun.Achmad Salis, anggota komisi C DPRD Kota Kediri yang juga berasal dari PKS, tampil sebagai salah satu orator aksi. “Kita harus malu dengan Palestina jika kita tidak memberikan bantuan. Karena saat kita terkena tsunami, Palestina yang sedang dalam kondisi perang masih memberikan bantuan. Sedangkan saat ini mereka membutuhkan bantuan dan kita hanya butuh untuk makan saja,” ujarnya berapi-api.
Karena itulah Salis mengajak masyarakat agar mau membantu rakyat Palestina yang sedang dalam kesusahan. “Satu orang satu dolar saja sudah bagus,” ujarnya.
Di sela-sela aksi itulah penggalangan dana langsung dilakukan. Beberapa petugas membawa kardus mengumpulkan dana dari para anggota PKS yang berdemo. Mereka berkeliling satu per satu ke peserta aksi.
Di akhir unjuk rasa, aksi teatrikal ditampilkan. Tank duplikat yang menggambarkan tank milik Israel kemudian dibakar. Dalam sekejap api langsung melalap tank yang terbuat dari kertas itu. Kemudian, ratusan orang tersebut membubarkan diri dengan tertib.
Menurut koordinator lapangan Baru Rohman, aksi turun ke jalan yang dilakukan PKS tersebut untuk menunjukkan kepada masyarakat kalau Israel saat ini menjajah Palestina. “Padahal penjajahan itu bertentangan dengan UUD ‘45,” tandasnya.
Lelaki yang juga Sekjen DPD PKS Kota Kediri ini menegaskan pihaknya akan meminta kepada Pemerintah untuk memberikan bantuan kepada Palestina. Agar penderitaan warga Palestina tidak semakin berat. “Kami akan berikan semua dana yang terkumpul dari PKS ini ke Palestina,” ujarnya.
Apakah PKS mengirimkan sukarelawan ke Palestina? Baru mengaku hingga kemarin pihaknya belum mengirimkan sukarelawan ke Palestina. Dia mengatakan bahwa akses masuk Palestina saat ini sangat sulit. “Saat perang begini akses ke sana itu ditutup semua,” ujarnya. (tyo/fud) sumber; Radar Kediri