Koalisi PAN-PKS-PD Hancurkan Raksasa di Jatim
detikSurabaya - Menjadi parpol raksasa di Pemilu 2004 lalu bukan jaminan bisa memenangkan Pilkada Jawa Timur (Jatim). PKB dan PDIP yang menjadi raksasa di Jatim semakin dekat dengan kekalahan. Sebab, berbagai hasil quick count menunjukkan pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) bisa mengalahkan dua raksasa itu.
Sebagai juara pemilu 2004, PKB dan PDIP pantas cukup kecewa dengan hasil Pilkada Jatim ini. Setidaknya, dari hasil quick count itu, calon PKB, Achmady-Suhartono (Achsan) yang didukung penuh Gus Dur harus rela terjungkal dengan perolehan suara yang cukup menyakitkan.
Dari quick count Lembaga Survei Indonesia (LSI), Achmady yang sudah rela mundur dari Bupati Mojokerto ini cuma mendapat 7,89 % alias di posisi paling buncit. Padahal, jika melihat kharisma Gus Dur, semestinya suara yang didapat Achmady tidak harus hancur.
Begitupula PDIP. Sebagai pemenang nomor 2 dalam Pemilu 2004 di Jatim, PDIP seharusnya telah memiliki modal 4,5 juta suara untuk mendorong Sutjipto-Ridwan Hisjam menjadi pemenang. Namun tekad untuk merebut Jatim 1 nampaknya bakal terkubur.
Cita-cita PDIP untuk bisa memenangkan Jatim seperti halnya pilkada di Bali, Jateng dan tempat lain, sepertinya bubrah sudah. Padahal Megawati sudah berusaha keras ikut mengkampanyekan Sutjipto-Ridwan.
Versi quick count LSI hingga pukul 16.22 WIB, Sutjipto-Ridwan Hisjam masih mendapatkan dukungan 20,90% suara. Jago PDIP ini berada di peringkat ketiga setelah Khofifah-Mudjiono. Sedangkan Soekarwo-Saifullah Yusuf masih menempati juara pertama dengan perolehan 26,95% suara.
Kini, mimpi PKB maupun PDIP sebagai partai terbesar di Jatim seakan dirontokkan oleh kemenangan pasangan yang diusung koalisi PD-PAN serta mendapat sokongan dari PKS itu.
Kenapa PDIP yang selama ini mengklaim kadernya sudah solid ini keok? Bisa jadi kemenangan Soekarwo ini buah dari terpentalnya dia saat penjaringan di PDIP beberapa bulan yang lain.
Saat itu, Soekarwo yang masih menjabat Sekdaprov Jatim ingin mencalonkan gubernur melalui PDIP. Berbagai proses maupun persyaratan internal partai sudah dilalui. Bahkan dalam agenda rakercabsus, dia mendapat dukungan terbanyak dari cabang-cabang PDIP.
Namun, Soekarwo harus menahan kecewa setelah namanya bersama Sutjipto dikirim DPD PDIP Jatim ke DPP PDIP untuk mendapat tiket dari Megawati.
Seperti diduga banyak pihak, Soekarwo yang sebenarnya punya kans kuat justru
dibuang. Megawati lebih memilih Sutjipto sebagai calon resmi dari partainya.
Dibuang PDIP, tak membuat Soekarwo patah semangat. Dalam hitungan hari, dia
langsung dipinang Partai Demokrat. Melalui proses yang cukup pelik, akhirnya
dia berpasangan dengan Saifullah Yusuf yang disodorkan PAN. Dan dalam perjalanannya, meski terkesan terlambat akhirnya PKS turut memberikan dukungan.
Karena menjadi sosok yang terkuyo-kuyo inilah yang barangkali mendongkrak perolehan suaranya. Faktor penentu kemenangan dirinya, adalah iklan-iklan di media maupun atributnya cukup digeber habis-habisan.(gik/asy)







selamat pakde, tunjukkan bahwa brengos memang simbol orang yang menepati janji, dan dekat dgn rakyat kecil bukan simbol dari kegarangan dan kerakusan apalagi sampai menggunakan APBD untuk “keppri” bukan untuk “keper”, brengos..brengos..oye
PKS ok tapi KARSA maene elek gak fair play.Mungkin yang aku sayangkan kalau PKS jg terkena imbasnya karena kelakuane tim Karsa.
PKS tolong bilang ke ketua…
pilwali di kota malang penuh kecurangan dari PDIP…
tolong jungkalkan calon dari PDIP, karena calon dari PKS yakni Pak Subchan sebenarnya lebih dipilih masyarakat kota malang. tolong saya tidak bisa bersaksi karena ancaman dari birokrat..
tolonggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggg!!!!!!!!!!
kami para guru sudah cukup sengsara karena tunjangan yang seharusnya kami terima belum cair sama sekali selama 16 bulan ini…hiks hiks hiksss……
assalamulaikum…..
ana dari magetan..tolong kalau bisa kegiatan kami di magetan(LPK angkatan ke-VI)di tampilkan ke website pks jatim…syukron jazakullah
salam…..
bersih!peduli!profesional!ALLAH AKBAR!
assalau’alaikum
maaf pak, bisa minta nomor dpd pks pasuruan ga? ada temen mau silaturahi kesana tapi ga tau alamat dan nomor telponnya.
klo boleh, minta secepatnya. jzklh.
wassalam