Pencabut Duri Bandeng di Sidoarjo Dapat Penghargaan PKS

Oleh humas • 3 Jan 2009 • Kategori: Liputan Media [ 174 ]

Sabtu, 20 Des 2008 17:06:30

Pencabut Duri Bandeng di Sidoarjo Dapat Penghargaan PKS

Sidoarjo - Nur Suriati, pencabut duri bandeng asal Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo mendapatkan anugrah dari Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS), dalam rangka menyambut peringatan hari ibu yang jatuh pada 22 Desember mendatang.

Ketua Bidang Wanita DPD PKS Sidoarjo, Lina Ariani mengatakan, Sabtu, dipilihnya Nur Suriati sebagai “inspiring women”, karena telah mengajak warga sekitarnya untuk berkreasi terhadap ikan bandeng.

“Ikan bandeng selama ini kan biasa dipasarkan dengan cara dipresto atau juga dijual mentah. Nah melalui tangan dingin Nur Suriati inilah, bandeng bisa dikreasikan lagi dengan cara menghilangkan durinya, atau yang dikenal dengan bandeng tandur,” katanya saat dikonfirmasi di Sidoarjo, Jatim.

Ia mengatakan, ikan bandeng adalah ikon Sidoarjo yang tidak bisa dipisahkan. Jadi sangat tepat jika Nur Suriati, dinilai sebagai wanita penginspirasi bagi kaum perempuan di Sidoarjo ini untuk bidang ekonomi.

Selain itu, lanjutnya, masyarakat di kawasan Sedati Sidoarjo mayoritas berprofesi sebagai petambak Ikan. Sehingga kiprahnya Nur Suriati ini sudah dirasakan masyarakat di daerah itu.

Diharapkan dengan adanya penghargaan yang diberikan oleh PKS ini, bisa mendorong warga masyarakat lainnya untuk berkreasi lebih banyak seperti yang telah dilakukan oleh Nur Suriati.

Nur Suriati merupakan satu dari delapan perempuan penginspirasi yang dianugerhai penghargaan oleh PKS Sidoarjo.

“Seperti bidang birokrasi, penghargaan diberikan kepada Kepala Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan Pemkab Sidoarjo, Tri Ratih Agustina. Selain itu, juga ada Endang Suryati untuk bidang lingkungan hidup dan juga Fatma Assegaf dalam bidang keagaman,” katanya menjelaskan.

Pada kesempatan yang sama, ketua panitia kegiatan “inspiring women”, Sri Utami mengemukakan, pemberian penghargaan kepada delapan tokoh wanita ini, ditujukan untuk membangun kesadaran politik perempuan dalam peranannya di masyarakat.

“Selain memberikan penghargaan, kami juga mambagi-bagikan bunga mawar kepada pengendara di seputar alun-alun Kabupaten Sidoarjo,” katanya.

Fachrur Rozi

Leave a Reply