Usung Capres, PKS Siap Berkoaliasi dengan Partai Apapun
Surabaya - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum akan mengusung calon presiden pada pilpres 2009 nanti. Untuk bisa mengusung capres sendiri, PKS masih menunggu hasil perolehan suara dalam pemilihan legislatif, minimal 20 persen.
“Kami menunggu hasil pileg dulu. Lagipula, RUU Pilpres juga masih diperdebatkan di DPRRI,” kata Sekjen DPP PKS, Anis Matta usai peresmian kantor baru DPW PKS Jatim, di Jl Kartini Surabaya, Sabtu (18/10/2008).Namun demikian, lanjut Anis Matta, pihaknya terbuka untuk berkoalisi dengan partai apapun. Yang penting, PKS lebih menekankan kesamaan platform dengan partai yang akan diajak koalisi.
“Kalau sudah sama platformnya, tentu ketika membangun koalisi dalam pemerintahan yang baru kita bisa langsung lari cepat, karena sudah ada kesamaan. Ini sangat perlu karena kita menghadapi ancaman krisis ekonomi global,” jelasnya.
Pada pemilu 2009 nanti, sambung Anis, PKS menargetkan 20 persen perolehan suara. Sementara di Jatim, hanya 15 persen.
“Itu berdasarkan perhitungan pemilih mengambang (swing voters) yang diharapkan bisa direbut oleh PKS,” tambahnya.
Dengan demikian, target PKS yang ingin berposisi sebagai leader dalam Pemilu 2009 mendatang bisa terwujud. Dengan mengagresasi seluruh kepentingan masyarakat tanpa ada sekat, ideologis atau agama.
Mengingat saat ini tidak ada perbedaan signifikan antara partai nasionalis, islam modernis atau islam modern.[eda/ted]